Catatan Mas Montir: Avanza Veloz 2017, Apakah Masih Layak?

Lurr, siapa sih yang nggak kenal Toyota Avanza?

Mobil ini sering banget kita temui di jalanan, parkiran, bahkan di depan rumah tetangga. Nggak heran kalau mobil ini sering dijuluki “mobil sejuta umat.”

Nah, kali ini saya mau sharing catatan saya tentang Avanza Veloz 2017. Kebetulan memang saya sudah pakai mobil ini selama 7 tahun untuk mudik dan liburan keluarga.

Selebihnya, memang saya parkir di bengkel karena ngak punya parkiran dirumah.

Desain yang Nggak Cepat Ngebosenin!

Gallery Veloz 2017

Sebetulnya, pas awal ganti dari Veloz 2011 ke Avanza Veloz 2017 ini, saya agak merasa kurang nyaman dari bentuk eksteriornya.

Tetapi makin kesini, rasa nggak nyaman itu hilang.

Gril depannya besar, dan desainnya lebih sporty dari Avanza.

Gampangnya, kita bisa lihat dari arah gril-nya. Bentunya kan seperti trapesium, nah untuk veloz, bagian atas pendek dan bawah panjang seperti foto diatas. Tapi kalau avanza sebaliknya.

Belum lagi bentuknya dibuat punya banyak kisi-kisi. Dan juga dilengkapi garnish chrome yang cukup tegas.

Sayangnya, untuk lampu head lamp masih bisa dan belum LED. Tapi sejauh ini untuk perjalanan malam dari Jakarta-Jogja bahkan ke Malang masih sangat ok.

Kabin yang Luas dan Multifungsi

Masuk ke dalam, interiornya lumayan lega. Material dashboardnya memang masih plastik, tapi build quality-nya cukup oke untuk kelas Low MPV.

Kabin Avanza Veloz 2017 ini cukup luas buat ukuran low MPV. Kursi belakang juga bisa dilipat dengan mudah kalau butuh ruang lebih buat barang-barang.

Saya sering bawa barang-barang atau perlengkapan anak-anak pas mudik, dan nggak pernah kekurangan ruang.

Buat nambah kenyamanan, Veloz ini sudah dilengkapi double blower lurr, jadi baris kedua dan ketiga tetap adem. Apalagi kalau sampeyan punya keluarga besar, mobil ini bisa muat 7 orang dengan nyaman.

Untuk hiburan juga sudah disediakan head unit layar sentuh, cukup lah buat dengerin musik sambil nyetir, meskipun belum secanggih mobil keluaran baru.

Ditengah juga ada layar yang bisa dilipat, tapi jujur nggak pernah saya operasikan dari baru.

Mesin: Nggak Kencang, Tapi Irit

Di balik kap mesinnya, Avanza Veloz ini pakai mesin 1.5 liter mesin segaris dan sudah Dual VVT-i. Menurutku cukup tangguh buat berbagai kondisi jalan. Saya sudah pakai buat bolak-balik luar kota bahkan sampai ke bromo, dieng dan gunung lainya juga nggak masalah.

Tenaganya bisa sampai 104 PS di 6000 rpm, sama torsinya bisa sampai 136 Nm di 4.200 rpm.

Untuk ukuran mobil keluarga, performanya sudah lebih dari cukup buat dipakai harian. Akselerasi dari 0-100 km/jam memang nggak bisa diharap kencang, tapi buat stop and go di dalam kota dan tanjakan ringan seperti ke Puncak atau Kaliurang, nggak ada masalah.

Saya sering bawa Veloz ini buat perjalanan jauh, dan yang paling saya suka, konsumsi bahan bakarnya terbilang hemat, apalagi kalo sampeyan tipe pengemudi yang kalem. Tapi ya, kalo udah mulai kebut-kebutan di tol, pasti BBM bakal kerasa lebih boros.

Tapi secara keseluruhan, sih, nggak bikin kantong bolong (itu dulu ketika masih boleh beli pertalite.

Nyaman dan Stabil Buat Jalan Jauh

Kenyamanan suspensinya cukup baik untuk mobil di kelas LMPV. Suspensinya empuk saat dipakai melintasi jalan berlubang atau polisi tidur, meskipun kadang sedikit terasa limbung di tikungan tajam.

Tapi, dengan adanya suspensi depan MacPherson strut dan suspensi belakang per koil yang lebih nyaman, mobil ini tetap stabil di jalan tol.

Keamanan: Lengkap untuk Keluarga

Soal keamanan, nggak perlu diragukan lagi. Avanza Veloz 2017 sudah lengkap dengan ABS, EBD, dan dual SRS airbags.

Ini salah satu alasan kenapa aku merasa aman saja bawa keluarga ke mana-mana. Pernah suatu waktu ada situasi harus rem mendadak, dan sistem rem ABS ini bekerja dengan baik, jadi nggak bikin mobil ngelock atau selip.

Kelebihan Avanza Veloz 2017

  • Irit bahan bakar, cocok buat kamu yang sering pakai mobil harian di dalam kota.
  • Kabin luas dan nyaman buat keluarga.
  • Harga terjangkau dan biaya perawatan yang murah.
  • Jaringan servis luas di seluruh Indonesia, jadi nggak perlu pusing cari bengkel.

Kekurangan Avanza Veloz 2017

  • Desain interior sederhana, kurang mewah dibanding kompetitornya.
  • Kursi baris ketiga kurang lega untuk orang dewasa.
  • Performa mesin biasa saja, kurang cocok buat kamu yang suka kecepatan.

Kesimpulan: Setia Sampai Sekarang

Jadi, gimana lurr? Setelah 7 tahun, aku bisa bilang kalau Avanza Veloz 2017 ini bener-bener jadi partner yang handal. Nggak cuma buat harian, tapi juga buat liburan, belanja, sampai acara keluarga.

Meskipun udah 7 tahun, nggak ada rasa bosen atau kepikiran ganti mobil, karena si Veloz ini masih bisa ngasih kenyamanan dan performa yang memuaskan.

Jadi kalau sampeyan lagi bingung cari MPV buat keluarga, menurutku Avanza Veloz 2017 layak banget buat dipertimbangkan. Siapa tahu, sampeyan juga bisa setia sama si Veloz seperti aku!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

Scroll to Top