10 Konfigurasi Mesin, Dari yang Umum Sampai yang Langka, Lurr…

Konfigurasi mesin dari yang umum sampai yang langka

Lurr…

Kalau bahas konfigurasi mesin itu memang ada banyak sekali. Yang tercatat saat ini ada 10 konfigurasi mesin.

Tetapi konfigurasi yang umum digunakan pada mobil, mungkin hanya ada 4 saja. Sisanya langka sekali digunakan.

Disini kita hanya mau bahas konfigurasi mesin yang masuk dalam kategori “piston engine”. Untuk tipe wankel atau rotary yang sering digunakan di Mazda, kita skip dulu dari pembahasan kali ini.

Mesin piston sering dikategorikan berdasarkan tata letak silinder, katup, dan camshaft. Mesin Wankel sering dikategorikan berdasarkan jumlah rotor yang ada. Mesin turbin gas sering dikategorikan menjadi turbojet, turbofan, turboprop, dan turboshaft.

4 Konfigurasi Mesin yang Umum Digunakan pada Mobil

Kenapa sih konfigurasi mesin mobil itu ada bermacam-macam? Tentunya masing-masing pabrikan punya pertimbangan sendiri, kenapa harus memilih inline, boxer, V ataupun W.

1. Mesin Inline atau Segaris

Konfigurasi mesin inline

Konfigurasi mesin inline atau segaris ini paling banyak digunakan di mobil.

Kabarnya karena desainnya paling sederhana, mudah dibuat dan juga perawatannya paling murah. Walaupun kalau silindernya sudah terlalu banyak, mesinnya jadi kurang stabil dan makan tempat.

Semua silinder tersusun dalam satu baris lurus. Untuk yang paling umum ditemui itu 4 atau 6 silinder segaris. Ada juga 3 silinder, 5 silinder dan 8 silinder.

Kalau yang kurang umum itu Inline-7, Inline-9, Inline-12 dan Inline-14. Dan setelah saya cari datanya kebanyakan di digunakan di kapal.

2. Mesin Boxer/ Flat

Konfigurasi mesin boxer

Berikutnya ada mesin boxer/flat, mesinnya disusun berlawanan dan mendatar. Awalnya di buat oleh Karl Benz tapi sepertinya malah jadi favorit pabrikan VW dan Porsche.

Dan akhir-akhir ini, mobil yang lebih sering menggunakan konfigurasi ini adalah Subaru.

Mesin boxer/flat ini memang paling baik untuk titik gravitasi, karena poros engkol ada di tengah-tengah. Selain itu juga mobil bisa dibuat jadi lebih rendah. Tetapi untuk perawatan memang lebih susah.

Tapi tahu nggak lurr, kalau boxer dan flat itu agak berbeda. Menurut data, kalau boxer sudah pasti flat tetapi kalau flat belum tentu boxer. Karena pernah ada mobil yang menggunakan mesin V tetapi sudutnya 180 derajat. Itu sebabnya dinamakan flat.

Untuk membedakannya memang susah kalau dari luar. Kecuali kita baca brosurnya atau sedang membongkar mesinnya. Bedanya bisa kita lihat dari bentuk poros engkolnya.

3. Mesin V

Konfigurasi mesin V

V-Engine atau mesin dengan konfigurasi V memang sudah semakin banyak. Terutama mobil yang ingin punya perfoma bagus, suara halus tapi tidak mau terlalu melebar seperti boxer. Hanya saja untuk merawat mobil ini memang perlu keahlian lebih.

Kalau di mobil, biasanya ditemui mulai dari V6, V8, V10 dan V12. Meskipun ada juga yang sampai V14, V16, V18, V20 dan V24.

Kenapa dinamakan V-Engine, karena konfigurasi mesinnya memang membentuk huruf V.

Ada juga mobil yang menggunakan mesin V tapi sudutnya 15 derajat. Jadi kalau dilihat dari luar bentuknya seperti inline atau segaris tetapi ternyata V. Mesin ini dikenal dengan konfigurasi mesin VR, dan ini nanti juga jadi cikal bakal mesin W.

4. Mesin W

Konfigurasi mesin W

Mesin konfigurasi W memang punya konstruksi lebih rumit dibanding mesin V. Gimana nggak rumit kalau silindernya ada tiga baris di bentuk W.

Tetapi untuk tenaga, jangan ditanya lurr. Pastinya sangat luar biasa.

Kalau yang pernah saya jumpai dibengkel, mesin tipe W ini mirip dengan V, itu karena tipe W yang ini adalah penggabungan mesin VR. Mungkin kamu bisa jumpai mesin W12 ini dipasang di beberapa tipe Bentley atau VW Phaeton.

Itu tadi 4 tipe konfigurasi yang umum digunakan di mobil. Selanjutnya kita bahas tipe lain yang langka. Saya menggunakan referensi primbon yang terpercaya ya lurr.

Konfigurasi Mesin yang Langka

Konfigurasi mesin radial

Dari sekian banyak yang mau disebutkan ini, mungkin saya cuma punya satu gambar yaitu mesin pesawat konfigurasi radial. Waktu itu saya sempat foto di museum Mercy & BMW.

Untuk tipe lain, sementara belum ketemu.

1. Mesin Radial

Mesin radial, umumnya digunakan pada pesawat. Mesinnya tersusun melingkar disekitar poros utama. Itu sebabnya sangat jarang digunakan di mobil. Nanti ukuran mobilnya jadi setinggi apa?

Dari mesin radial ini akan muncul istilah mesin rotary, tetapi bukan rotary wankel ya lurr. Karena menurut primbon beda kamar.

2. Konfigurasi H

Ternyata konfigurasi mesin H ini menggabungkan dua mesin flat yang ditumpuk vertikal menyerupai huruf H. Mesin ini kabarnya dipakai di mesin-mesin balap jaman dulu. Tetapi karena biaya perawatannya mahal, akhirnya ditinggalkan.

3. Deltic

Dari namanya, mesin ini berasal dari kata delta. Jadi mesinnya memang berbentuk segitiga. Dan sepertinya mesin ini tidak diproduksi secara komersial

4. Split-singgle

Sampeyan bayangin lurr, ada mesin kembar tetapi satu ruang bakar. Keduanya bergerak bersamaan tetapi biasanya beda langkah.

5. Konfigurasi U

Ini sebenarnya mesin segaris yang dipasang secara paralel, membentuk huruf U. Tetapi ya kembali lagi, kurang umum di pasaran karenan lebih kompleks.

6. Konfigurasi X

Mesin X ini pengembangan dari mesin V yang disusun jadi X. Waktu itu dibuat untuk eksperimen balapan. Kabarnya memang tenagannya besar, tapi desainnya jadi rumit. Boleh dibilang untuk balap yes, untuk harian no.

Kesimpulan.

Dari mesin yang umum seperti mesin in-line, V, W, dan boxer, hingga yang lebih langka seperti mesin radial dan U, masing-masing konfigurasi menawarkan kelebihan dan kekurangan yang berbeda.

Sudah dulu ya lurr. Semoga sekarang kita semua jadi lebih sepaham tentang konfigurasi mesin untuk mesin piston pembakaran dalam.

Video dan Foto Gallery Konfigurasi Mesin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

Scroll to Top