Cara Menggunakan dan Membaca Jangka Sorong

Jangka sorong atau vernier caliper sering digunakan dalam pekerjaan di bengkel.

Contohnya untuk mengukur ketebalan brake disc (piringan rem), ketebalan brake pad (kampas rem) diameter silinder ataupun diameter piston.

Pada pembahasan kali ini, kita akan membahas cara membaca jangka sorong atau vernier caliper dengan contoh aplikasinya di otomotif.

Apa Itu Jangka Sorong?

jangka sorong

Jangka sorong atau vernier caliper mempunyai dua skala pengukuran, yaitu skala utama dan skala vernier.

Alat ini digunakan untuk mengukur diameter luar, diameter dalam dan juga kedalaman.

Umumnya jangka sorong memiliki skala inci dan mm, dan untuk tingkat ketelitiannya adalah 0,05 atau 0,02 mm.

Cara Membaca Skala Jangka Sorong

Mari kita contohkan dengan jangka sorong yang memiliki ketelitian 0,05 mm.

Ini adalah skala utama, satu strip skala utama adalah 1 mm dan satu strip skala vernier adalah 0,05 mm atau 0,02 mm.

Dari contoh

  • Cari angka nol pada skala vernier itu berhenti di angka berapa pada skala utama. Disini adalah 80 mm
  • Berikutnya cari garis sejajar antara skala utama dan skala vernier. Disini adalah angka “4” atau 0,40 mm
  • Jadi pembacaan diatas adalah 80,40 mm

Apakah sudah paham?

Jika sudah paham silahkan latihan baca hasil pengukuran jangka sorong dibawah ini dan tinggalkan komentar.

Selanjutnya mari kita coba membaca jangka sorong dengan ketelitian 0,02.

Dari contoh:

  • Cari angka nol vernier itu berhenti di angka berapa pada skala utama. Contoh disini adalah .10 + 7 strip, jadinya 17 mm
  • Berikutnya cari garis sejajar antara skala utama dan skala vernier. Contoh disini adalah “4” atau 0,40 ditambah 3 strip di kalikan 0,02 yaitu 0,06
  • Jadi pembacaan diatas adalah 17,46 mm.

Cara Menggunakan Jangka Sorong

Sebelum menggunakan jangka sorong, bersihkan objek dan juga jangka sorong.

Jangan lupa periksa bahwa vernier bergeser dengan bebas dan angka nol pada kedua skala bertemu dengan tepat.

a. Mengukur Ketebalan

  • Persiapkan Jangka Sorong: Pastikan jangka sorong dalam kondisi bersih dan bebas dari kotoran.
  • Jepit Objek: Tempatkan objek yang akan diukur di antara rahang jangka sorong. Pastikan objek dijepit dengan aman dan tidak miring agar pengukuran akurat.
  • Kunci Rahang: Setelah objek dijepit, kunci rahang jangka sorong di bagian belakang agar tidak bergerak.
  • Baca Hasil Ukuran: Silahkan baca skala yang tertera.


b. Mengukur Diameter Dalam

  • Kendorkan Jangka Sorong: Sebelum memasukkan objek, kendorkan rahang jangka sorong.
  • Masukkan Objek: Letakkan objek di antara rahang.
  • Tarik Rahang: Tarik rahang jangka sorong hingga rapat dengan objek.
  • Baca Hasil Ukuran: Kunci rahang dan baca hasil pengukurannya.

c. Mengukur Kedalaman

  • Masukkan Rahang Bawah: Masukkan rahang bawah jangka sorong ke dalam lubang atau celah yang ingin diukur.
  • Dorong Rahang Bawah: Dorong rahang bawah hingga menyentuh bagian terdalam dari objek.
  • Baca Hasil Ukuran: Kunci dan catat hasilnya.

Tips Penting dalam Menggunakan Jangka Sorong

  • Jaga Kebersihan: Pastikan jangka sorong selalu bersih agar hasil pengukuran akurat.
  • Periksa Kalibrasi: Selalu periksa kalibrasi jangka sorong sebelum digunakan.
  • Hindari Tekanan Berlebih: Jangan memberi tekanan berlebih saat mengukur, agar tidak merusak alat.

Kesimpulan

Menggunakan dan membaca jangka sorong bukanlah hal yang sulit. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melakukan pengukuran dengan tepat dan akurat. Jangan ragu untuk berlatih agar semakin mahir dalam menggunakan alat ukur ini. Semoga artikel ini bermanfaat.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang penggunaan jangka sorong atau alat ukur lainnya, silakan tinggalkan komentar di bawah.

Selamat belajar dan sukses selalu!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

Scroll to Top