3 Jenis Power Steering dan Perbedaannya.

Mobil memiliki sistem power steering yang membantu kita bermanuver dengan mudah terutama saat membelok. Tanpa sistem ini, kita harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk memutar kemudi.

Sebenarnya tidak banyak yang tahu kalau ternyata ada 3 jenis power steering yang banyak digunakan pada mobil. Karena yang dirasakan ketika mengemudi hanyalah steer terasa ringan jika diputar. Dan tentunya baru mengeluh ketika steer terasa berat.

Dengan keluhan yang sama, tetapi solusinya tentu berbeda untuk jenis power steering yang berbeda. Itu sebabnya, saya ingin mengajak teman-teman untuk sedikit mengenal tentang tiga jenis power steering ini.

Apa itu Power Steering?

Power steering merupakan sistem yang membantu pengemudi mengendalikan kendaraan dengan lebih mudah.

Caranya?

Dengan meningkatkan tenaga untuk memutar roda kemudi, sehingga memudahkan mobil untuk membelok atau bermanuver.

Tanpa power steering, pengemudi harus menggunakan tenaga ekstra untuk memutar setir mobil, terutama saat kendaraan dalam keadaan diam atau melaju dengan kecepatan rendah.

3 Jenis Power Steering

Seperti yang sudah saya singgung diatas, paling tidak ada 3 jenis power steering yang digunakan saat ini diantaranya power steering hirdolik, power steering elektrik dan power steering hybrid. Dan memang sejauh ini untuk tipe yang ketiga agak jarang ditemui digunakan pada kendaraan.

Berikut adalah penjelasan tentang ketiga jenis power steering.

Power Steering Hidrolik

Tipe power steering hidrolik adalah menggunakan fluida sebagai media penghantar tenaga. Sementara itu, tenaga ekstra didapatkan dari pompa power steering yang diputarkan oleh mesin melalui sebuah belt.

Berikut ini adalah gambar ilustrasi power steering hidrolik yang saya buat.

Jenis power steering hidrolik

Komponen yang bekerja dalam sistem power steering hidrolik terdiri dari:

  1. Reservoir atau penampung oli power steering
  2. Pompa power steering yang diputar oleh mesin melalui belt.
  3. Selang hidrolik tekanan rendah dan tekanan tinggi
  4. Rack and pinion (rack steer)

Bagaimana cara kerja jenis power steering hidrolik?

Cara kerjanya, ketika roda kemudi diputar, maka serangkaian katup akan membuka saluran hidrolik dari pompa ke rack steer.

Ketika mesin hidup, pompa power steering akan diputarkan oleh belt dan meningkatkan tekanan hidrolik yang kemudian disalurkan ke dalam rack steer. Di dalam rack steer ini terdapat oli yang yang bekerja membantu mendorong arah kemudi.

Apa problem yang sering ditemui pada sistem power steering hidrolik ?

Paling banyak masalah yang ditemui pada power steering hidrolik adalah kebocoran minyak power steering. Baik itu dari seal ataupun dari selang-selang.

Tetapi tidak menutup kemungkinan dari pompa ataupun karena bunyi-bunyi dari rack steer.

Power Steering Elektrik

Pada power steering elektrik ini tidak memerlukan oli power steering lagi. Karena pada power steering tipe ini menggunakan motor listrik sebagai sumber tenaga untuk memperingan tenaga pengemudian.

Sistem ini sering kita kenal dengan istilah Electric Power Steering (EPS) atau Electro Mechanical Power Steering (EMPS).

Berikut ini adalah gambaran sistem electric power steering.

Jenis power steering electric

Komponen yang bekerja dalam sistem power steering elektrik terdiri dari:

  1. Modul power steering
  2. Motor power steering
  3. Rack and pinion

Sebenarnya ada beberapa komponen lain yang tidak saya gambarkan diatas misalnya torque sensor, steering angle sensor dan lampu indikator

Bagaimana cara kerja jenis power steering electrik?

Ketika kemudi diputar, maka steering angle sensor akan membaca sudut putar kemudi. Dari informasi ini maka modul power steering akan mengoperasikan motor untuk memutar steering gear sehingga kendaraan berbelok

Power Steering Elektrik Hidrolik

Jenis power steering ini merupakan gabungan antara jenis elektrik dan hidrolik. Itu sebabnya tipe ini juga kadang disebut dengan Hybrid Power Steering.

Tipe ini sebenarnya cukup jarang ditemui.

Saya sementara menemukannya di tipe mercedes S-Class, Mazda Biante dan beberapa tipe Audi. Seingat saya juga pernah menemukan di mini cooper, tetapi saya agak kurang yakin.

Ciri-cirinya terdapat pompa power steering yang diputar oleh motor listrik yang mungkin diletakkan cukup jauh dari mesin.

Jenis power steering electro hidolik

Dari gambar diatas terlihat beberapa komponennya yaitu

  1. Reservoir
  2. Selang tekanan rendah dan tinggi
  3. Rack and pinion
  4. Pompa power steering electric
  5. Modul power steering

Untuk power steering ini cara kerjanya mirip seperti power steering hidrolik, hanya saja pompa power steering akan hidup ketika ada perintah dari control unit


Catatan

Sebelum mengerjakan keluhan yang berhubungan dengan power steering berat, ada baiknya kita mengetahui jenis power steering yang digunakan. Karena ini juga menentukan apakah kita mau menggunakan scanner mobil untuk diagnosa ataupun tidak.

Selain itu jangan sampai salah diagnosa padahal penyebabnya bisa jadi dari sistem lain contohnya adalah sistem pengisian.

Gambar saya buat untuk montirpintar.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

Scroll to Top