
Hari ini, mataku tertuju pada Toyota Avanza 1.3 G AT 2014.
Kebetulan mobilnya lagi nginep di bengkel untuk bongkar mesin. Jadi sekalian saja saya membuat review total dan brutal (tobrut) tentang mobil ini.
Siapa tahu mata montir saya, bisa mewakili teman-teman yang penasaran dengan mobil ini.
Eksterior Avanza 1.3 G AT 2014

Tipe G Transmisi Otomatis ini adalah versi anak emas dari Avanza 1.3. Jadi seharusnya secara eksterior pasti ada penambahan-penambahan fitur.
Kalau tampak dari depan, yang paling kentara adalah tambahan list krom di dekat foglamp, dan untuk cover spion. Semoga ini bukan rubahan ya.
Gril depan juga ada nuansa krom tiga baris (kalau saya lihat xenia hanya satu baris).
Ketika buka kap mesin,
Terlihat mesin 1.300 cc inline 4 silinder 16 katup DOHC dan dilengkapi dengan VVTi pada katup masuk. Untuk mekanisme katupnya menggunakan timing chain, jadi ga perlu dijadwal buat ganti.
Sistem bahan bakar sudah EFI, jadi sudah dikontrol secara elektronik. Nanti kita lihat kalau menggunakan scan tools apakah ada modul lain atau tidak.
Dari samping
Terlihat seperti ini, dilengkapi dengan velg 14 inci, untuk ukuran bannya 185/70R14 88 S. Terlihat juga untuk rem dilengkapi dengan rem cakram pada bagian depan dan rem tromol di bagian belakang.
Interior Avanza 1.5 G

Ketika masuk ke dalam
Terlihat sudah menggunakan power window untuk keempat jendelanya, ada fitur otomatis lock supaya power window tidak di pencet naik turun sama penumpang, terutama bocil.
Untuk kaca spion juga sudah electric, jadi enak ketika kita ingin menyetel kaca spion saat dibutuhkan.
Ke arah kemudi,
Kemudi sudah menggunakan power steering elektrik, juga dilengkapi dengan tilt steering, jadi kita bisa stel jika perlu kemudi rendah atau tinggi. Tentunya kita sesuaikan juga dengan stelan jok yang masih manual.
Untuk intrumen seperti ini, dengan beberapa lampu indikator yang perlu teman-teman ketahui. Indikator oli kalau oli mesin kurang atau nggak naik, indikator cek engine buat kasih tahu kita kalau elektronik mesin ada masalah atau tidak. Ada juga gambar steer ini untuk indikator power steering dan juga ada indikator airbag.
Kalau dilihat dari sisi hiburan, mobil masih mengandalkan head unit standar,
Ini mekanisme pemindah transmisi otomatis, 4 percepatan. Disini kita bisa milih apakah mau masuk D, 3, 2 dan L (Low).
Kembali ke dasboard, disini ada laci, mobil juga dilengkapi dengan dual airbag, satu di pengemudi dan satu lagi untuk penumpang. Saya lupa, apakah mobil ini sudah dilengkapi belt tensioner atau belum.
Bagian jok terbuat dari fabric ya, muat untuk tujuh penumpang. Jok belakang bisa dilipat, jadi muat banyak dan untuk kebelangan, kita bisa lipat jok tengah. Mau lewat kanan bisa, kiri juga bisa.
Fitur Elektronik
Dari hasil pembacaan scan tools, fitur elektronik mobil ini sudah cukup lumayan.
Ada control unit mesin yang mengatur sistem bahan bakar injeksi mesin. Mulai dari menerima informasi dari sensor-sensor, hingga mengoperasikan mesin agar lebih efisien. Didalamnya juga terdapat control unit transmisi otomatis (menyatu dengan mesin).
Selain itu juga ada SRS untuk mengotrol airbag dan juga EMPS untuk mengontrol power steering.
Dilihat dari bawah
Seperti kita tahu, mobil ini menggunakan penggerak roda belakang, jadi kalau dari belakang disini terlihat ada gardan. Disebelahnya ada ban serep dengan ukuran ban yang sama.
Kedepan ada poros propeller, transmisi otomatis, dan paling depan mesin.
Yang perlu diperhatikan untuk mobil ini adalah kita perlu ganti oli mesin, transmisi dan gardan secara rutin. Silahkan ikuti jadwal perawatan, tetapi saran saya sebaiknya dimajukan.
Berapa harga dan pajaknya?
Untuk harga second saya coba intip dari OLX per hari ini sekitar Rp. 110.000.000 tapi semua tergantung kondisi ya.
Pajak tahunan untuk mobil ini sekitar 3 jutaan. Entah kenapa mobil ini pajaknya segitu.
Tips Perawatan Toyota Avanza 1.3 G AT
Kalau sudah punya mobil ini, tentunya kita tidak boleh melupakan perawatan mobil. Jangan tunda penggantian oli, kalau jarang digunakan juga sebaiknya tetap diganti sesuai jadwal.
Tetapi kalau boleh berpendapat, ini saran dari saya untuk perawatan rutin mobil ini.
- Ganti oli mesin rutin setiap 5.000 km atau setiap 6 bulan. Jika mobil jarang digunakan, jangan tunda-tunda ganti olinya
- Ganti oli transmisi otomatis maksimum setiap 40.000 km.
- Ganti oli transmisi manual** ataupun oli gardan setiap 20.000 km, maksimum setiap 40.000 km.
- Ganti minyak rem maksimum setiap 2 tahun sekali. Jika masih menggunakan transmisi manual, ganti minyak kopling sekaligus.
- Ganti coolant setiap 40.000 km, dan jangan gunakan air biasa. Sebaiknya gunakan coolant yang cocok untuk mobil ini
- Ganti busi setiap 20.000 km
- Rotasi ban setiap 10.000 km dan jangan lupa untuk pompa ban sesuai spesifikasi.
Cukup sekian dulu review total brutal dari saya tentang mobil ini, apabila dirasa masih kurang brutal, silahkan tinggalkan komentar.
Sampai ketemu di topik selanjutnya.