Alat-alat Bengkel Otomotif untuk Perbaikan Mobil.

Alat-alat bengkel Otomtoif

Untuk melakukan perbaikan kendaraan, kita perlu menggunakan alat-alat bengkel otomotif dengan tepat.

Kita harus tahu, kapan harus menggunakan kunci ring, kapan harus menggunakan kunci shock atau kapan harus menggunakan tang.

Kalau tidak, mungkin kita malah merusak baut atau komponen kendaraan. Bukannya cepat, pekerjaan malah menjadi semakin lama dan melelahkan.

Pada artikel ini, kita akan mempelajari alat-alat bengkel otomotif, yang cukup sering digunakan untuk memperbaiki kendaraan.

1. Kunci Ring

Set kunci ring tekiro

Salah satu alat yang wajib ada didalam toolbox mekanik adalah kunci ring. Bentuknya seperti ini, pada kedua ujungnya memiliki bentuk melingkar seperti cincin. Di bagian dalamnya terdapat lubang dan ada sudutnya, paling umum adalah segi dua belas.

Fungsi kunci ring adalah untuk membuka dan mengencangkan baut dengan momen yang cukup besar. Kunci ring memiliki cengkraman yang lebih baik dibanding kunci pas, karena melingkar dan memegang setiap sudut baut.

Sebuah kunci ring punya dua ukuran, contoh 8 dan 9, 10 dan 11, tetapi tidak selalu berurutan. Karena ada juga yang berukuran 10 dan 12, 14 dan 16 semua tergantung kebutuhan. Untuk itu, kalau mau ambil kunci atau mungkin ingin membeli kunci ring set, perhatikan ukurannya.

2. Kunci Pas

Set kunci pas tekiro

Beralih ke kunci pas, alat ini memiliki fungsi yang sama dengan kunci ring, tetapi ujungnya terbuka dan agak miring sekitar 15 derajat. Sepertihalnya kunci ring, satu kunci pas juga punya dua ukuran.

Biasanya dibengkel digunakan untuk membuka baut yang sudah dikendorkan dengan kunci ring. Atau karena tempat kepala baut terlalu sempit, atau mungkin karena kunci ring tidak bisa masuk.

Hati-hati, karena salah penggunaan, kunci pas paling sering membuat baut jadi bulat.

3. Kunci Kombinasi

Set kunci kombinasi tekiro

Kunci kombinasi menggabungkan kelebihan kunci ring dan kunci pas dalam satu alat. Satu ujung berbentuk kunci ring, sedangkan ujung lainnya berbentuk kunci pas dengan ukuran yang sama.

Memang lebih enak digunakan dari pada harus gonta-ganti kunci. Dengan kunci kombinasi, kita tinggal bolak-balik saja antara kunci ring dan kunci pas sesuai kebutuhan.

Praktis banget kan!

4. Kunci Shock

Set kunci shock

Penggunaan kunci shock lebih disarankan untuk membuka dan mengencangkan baut. Apalagi kalau prosesnya perlu momen yang lebih besar.

Dalam satu set kunci shock, terdapat bermacam-macam ukuran, sambungan dan breaker bar. Ada juga yang menyediakan kunci rachet, tetapi kunci ini tidak dianjurkan untuk membuka diawal atau mengencangkan diakhir karena bisa cepat rusak.

Ukuran gagang shock juga harus diperhatikan. Jangan buka baut yang keras menggunakan kunci shock gagang kecil. Atau malah sebaliknya, mengencangkan baut kecil menggunakan kunci shock gagang besar.

5. Kunci Busi

Kunci busi ini sebenarnya adalah kunci shock tetapi berbentuk khusus, dan ukurannya sudah disesuaikan sehingga cocok digunakan untuk melepas dan memasang busi.

Ukuran kunci busi saat ini ada beberapa macam, bahkan ada yang agak spesial. Ada yang dilengkapi dengan magnet, ada juga yang tidak.

6. Kunci T (Ukuran 8, 10, 12)

Kunci T Tekiro

Terkadang, meskipun kita sudah memiliki kunci shock, kita masih perlu memiliki Kunci T. Karena kunci T lebih praktis, dan merupakan kunci shock yang panjang dan lebih tipis.

Ada beberapa baut yang cukup sulit diakses dengan kunci shock biasa. Bentuknya yang seperti huruf T memudahkan kita ketika memutar baut. Ukuran yang cukup umum di sediakan adalah 8 mm, 10 mm, dan 12 mm

7. Obeng

Obeng plus, obeng minus

Ada beberapa komponen mobil yang dipasang menggunakan sekrup dengan kepala positif dan negatif. Untuk melepasnya kita memerlukan obeng.

Ada berbagai jenis obeng seperti obeng plus (Philips) dan obeng minus (flat). Dari yang berukuran kecil hingga yang besar. Dari yang pendek hingga yang panjang.

Gunakan obeng sesuai ukuran dan kebutuhan.

8. Tang

Tang kombinasi, lancip dan snap ring

Ada beberapa bentuk tang, yang memiliki fungsi berbeda. Tang kombinasi bisa digunakan untuk memotong dan menjepit, tetapi terkadang kurang panjang dan pipih sehingga kita membutuhkan tang lancip. Selain itu juga ada tang potong yang memang dikhusukan untuk memotong.

Sebenarnya masih ada beberapa tang seperti slip joint yang digunakan untuk menjepit tetapi ukurannya bisa di geser, ada juga tang locking plier atau kita sebut tang buaya atau stel.

9. Tang Snap Ring

Masih bahas tentang tang. Ini namanya tang snap ring. Fungsi dari tang snap ring ini adalah untuk membuka ring pengunci.

Ada beberapa tipe tang snap ring yaitu lurus untuk buka, lurus untuk tutup, bengkok buka dan juga bengkok tutup.

10. Ballpoint Hammer

Palu besi, palu plastik

Ballpoint hammer atau palu bulat merupakan alat yang digunakan untuk memukul benda keras, baik untuk melepas, memperbaiki atau membentuk logam.

Bagian palu berbentuk bulat, dengan beberapa ukuran.

11. Palu Plastik/Karet

Palu plastik atau karet adalah alat yang sangat penting saat kamu bekerja dengan komponen sensitif. Pukulannya lembut, jadi kamu bisa memberikan tekanan tanpa merusak permukaan benda.

Cocok untuk bagian yang mudah rusak!

12. Kunci L segi 6

Kunci L Tekiro

Disebut kunci L karena bentuknya menyerupai huruf L dan yang dimaksud biasanya adalah segi enam. Penyebutan yang tepat adalah kunci allen atau hex, tetapi kita biasanya terbiasa dengan sebutan kunci L segi enam.

Kunci ini digunakan untuk membuka baut yang didalamnya lubang berbentuk segi enam. Kunci L umumnya tersedia dalam satu set dengan berbagai ukuran, mulai dari 1.5mm hingga 10mm.

Apabila kunci tidak cukup kuat untuk membuka baut, sebaiknya kita bisa menggunakan kunci shock tipe hex

13. Kunci L Bintang (Torx)

Kunci L Bintang tekiro

Dikenal juga sebagai kunci Torx, adalah versi kunci L yang ujungnya berbentuk bintang dengan enam sisi. Kunci ini digunakan untuk mengencangkan atau melepas baut jenis Torx yang sering ditemukan pada kendaraan modern.

Kunci L Bintang biasanya tersedia dalam berbagai ukuran, seperti T10 hingga T50. Untuk kunci L bintang sendiri ada dua versi, memiliki lubang tengah ataupun tidak.

Apabila kunci tidak cukup kuat untuk membuka baut, sebaiknya kita bisa menggunakan kunci shock tipe Torx

14. Fuller Gauge

Feeler gauge

Fuller gauge digunakan untuk mengukur celah atau jarak antara dua komponen, seperti jarak antara platina dan celah katup pada mesin.

Bentuknya seperti kipas jika di bentangkan, dan setiap bilah memiliki ukuran dan biasanya disusun berurutan.

15. Sikat Kawat

Sikat kawat

Sikat kawat digunakan untuk membersihkan busi dari kotoran atau kerak yang menempel. Busi yang kotor dapat menyebabkan mesin tidak bekerja dengan optimal, sehingga penting untuk membersihkannya secara rutin.

16. Kunci Inggris

Kunci inggris

Nama aslinya adalah adjustable wrench atau kunci yang bisa distel. Kunci ini memiliki rahang yang dapat disesuaikan lebarnya dengan memutar roda gigi atauat sekrup pada kepala kunci.

Kita perlu menyediakan kunci ini, kalau sewaktu-waktu ada baut dengan ukuran yang kita tidak punya. Mungkin karena menggunakan satuan inch atau alasan yang lainnya.

Kesimpulan

Dengan menguasai alat-alat bengkel dan mampu menggunakannya dengan benar, bisa menjadi modal kita untuk menjadi teknisi yang handal. Beberapa peralatan diatas masih sebatas alat minimal, dan sebagian besar adalah hand tools atau alat tangan yang harus tersedia didalam toolbox. Masih ada banyak peralatan lain yang perlu disediakan, tetapi kita akan bahas terpisah. Agar alatmu siap pakai, selalu rapikan setelah menggunakan alat.

Jika ingin membeli alat-alat bengkel diatas, teman-teman bisa cek pada toko dibawah ini

Video tentang alat-alat bengkel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

Scroll to Top