Cara Mengemudi Hemat BBM: Tips Ampuh Bikin Dompet Gak Cepet Kempes.

cara mengemudi hemat bbm

Menghemat BBM bukan berarti kawan montirpedia harus berkendara seperti siput. Tapi ini tentang cara kita mengendalikan pedal gas dan ego kita.

Apalagi di tengah perubahan harga BBM yang gila-gilaan, menguasai teknik eco-driving bukan lagi sekedar pilihan, tapi kebutuhan.

Berikut adalah panduan kebiasaan mengemudi yang bisa bikin mobil kawan montirpedia jauh lebih irit.

Dan waktu itu sempat saya buktikan dengan berkendara dari Jogja ke Jakarta, dengan satu kali isi bbm full tank saja.

1. Injak Pedal Gas Secara Halus

Kebiasaan “bejek gas” secara spontan memang terasa seru, tetapi itu akan menguras tangki kawan lebih cepat.

Akselerasi secara bertahap, kecuali kawan ada kebutuhan mendesak seperti mendahului kendaraan.

2. Pertahankan Kecepatan Konstan

Mesin mobil bekerja paling efisien saat beroperasi pada putaran (RPM) yang stabil. Sering mengerem dan tancap gas kembali akan membuang energi secara sia-sia.

Kalau mau efiesien sekali, banyak disarankan untuk menjaga kecepatan 60-80 km/jam. Tapi harus jaga juga rpm disekitar 2000-3000 rpm (atau garis eco).

Kalau mobil kawan ada indicator eco, kalian bisa jaga kecepatan berpatokan indicator tersebut.

Yang pernah saya coba di Veloz 2017, untuk mode eco itu kita bisa berkendara pada kecepatan 60-115 km/jam.

3. Jaga Jarak Aman

Mengapa jaga jarak bisa hemat BBM?

Karena kawan punya ruang untuk melakukan engine brake daripada ngerem mendadak. Tentu saja dengn begini tidak ada energi yang terbuang karena harus mengerem,

Kalau saya biasanya ketika melihat depan sudah mengerem (lihat dari lampu rem), saya akan melepas gas dulu beberapa saat baru mengerem jika sudah diperlukan. Tentu saja dengan jarak aman ya.

Cuman ya kadang harus rela kalau ada yang motong jalan kita.

4. Lakukan perpindahan gigi diwaktu yang tepat.

Kapan waktu ideal pindah gigi?

Untuk mobil harian, usahakan pindah gigi di rentang 2000-2500 RPM. Ini adalah sweet spot di mana torsi sudah cukup untuk mengangkat beban, tapi konsumsi BBM terjaga.

Saya pernah pakai xenia 1.0 dengan mode ini dari jakarta ke jogja bisa sangat irit. Tetapi ketika balik dan dibawa teman dengan kebiasaan pindah gigi di rpm tinggi, baru setengah jalan sudah minta isi BBM.

Buat dia mah santai tanpa beban, karena saya yang isi BBM.

hiks hiks.

5. Lakukan Pengaturan AC sesuai kebutuhan

Maksudnya sesuai kebutuhan artinya kita tidak mengorbankan kenyamanan penumpang.

Kita bisa atur temperatur dan semburan blowernya. Jika tidak perlu terlalu dingin, kita bisa kurangi. Walaupun terkadang memang ini pilihan yang sulit.

Faktor Pendukung Lainnya

Selain cara mengemudi, kondisi fisik mobil dn faktor lain juga sangat berpengaruh:

  • Mengurangi kebiasaan idle terlalu lama ketika parkir dan menunggu didalam mobil
  • Tekanan ban
  • Beban berlebih

Penutup

Mengubah kebiasaan mengemudi adalah investasi jangka panjang. Dengan menerapkan teknik di atas, Anda tidak hanya menghemat uang, tapi juga memperpanjang usia pakai komponen mobil seperti rem dan ban, serta membantu mengurangi emisi karbon.

Sudah siap mencoba eco-driving hari ini? Mulailah dengan memperhatikan cara Anda menginjak pedal gas di perjalanan pulang nanti

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

Scroll to Top